Komite Sekolah: Kondisi, Masalah, dan Tantangan di Masa Depan

Di dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 044/u/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah dijelaskan bahwa Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan luar sekolah. Sebagai upaya sekolah dalam meningkatkan peran serta masyarakat di bidang pendidikan maka SMA IT Al-Hikmah Blitar mengadakan pertemuan wali murid untuk membentuk kepengurusan komite sekolah, sehingga dapat mendukung program-program sekolah pada masa mendatang. Rapat komite sekolah yang berlangsung pada hari Jum'at, tanggal 9 September 2016 ini dihadiri oleh 23 orang, terdiri dari 18 orang wali murid, 5 orang guru dan kepala sekolah. Rapat diawali dengan sambutan kepala sekolah, Ustad Drs. Abdul Manap yang menyampaikan ada empat peran komite sekolah: 1) Pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan; 2) Pendukung (supporting agency), baik yang berwujud financial, pemikiran maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan; 3) Pengontrol (controlling agency) dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan; dan 4) Mediator antara pemerintah (eksekutif) dengan masyarakat di satuan pendidikan. Sedangkan dalam PP nmor 17 tahun 2010 pada pasal 205 fungsi pengawasan komite sekolah lebih dipertegas lagi. Dari peserta yang hadir, ada 5 orang yang telah mencalonkan diri menjadi pengurus dan menunjukkan komitmen dengan kesediaan diri untuk menjadi pengurus komite sekolah, yaitu: 1) Bapak Kamim Tohari; 2) Bapak Budi Yuana; 3) Ibu Arina Hidayati; 4) Bapak Agus Budianto; dan 5) Ibu Wahyuni. Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dan tertib yang akhirnya menetapkan Bapak Agus Budianto sebagai ketua komite, Bapak Kamim Tohari sebagai sekretaris dan Ibu Arina Hidayati sebagai bendahara, dan anggota komite dari unsur guru dan wali murid. Semoga kepengurusan komite sekolah yang sudah terbentuk, bisa bekerja dengan optimal dan memberikan kontribusi untuk dunia pendidikan di Indonesia. Aamiin.