Idul Qurban, Membentuk Pribadi Muslim yang Ikhlas dan Rela Berkurban

Hari raya Idul Adha merupakan momentum penting dalam membentuk pribadi muslim yang ikhlas dan rela berkurban. Teladan pengorbanan yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus dicontoh, bagaimana keimanan kepada Allah SWT adalah di atas semua yang ada di muka bumi ini. Maka itu, Idul Adha atau Idul Qurban harus memberikan makna dalam membentuk karakter seorang muslim menuju derajat takwa. Demikian dikemukakan Ustad Miftahul Muin, Operator Dapodik SMA IT Al-Hikmah Blitar saat wawancara dengan Nisa, reporter buletin online SMA IT Al-Hikmah Blitar, Selasa (13/9) disela-sela acara pemotongan hewan kurban di sekolah.

"Dalam merayakan Idul Adha kita harus manfaatkan sebagai kesempatan untuk berintropeksi sejauh mana keimanan dan pengorbanan yang telah kita berikan terhadap sesama," tuturnya.

Menurut Ustad Miftahul Muin atau yang akrab disapa Ustad Miftah ini, dalam kondisi masyarakat seperti saat ini kepedulian terhadap sesama harus tetap ditumbuhkembangkan. "Sangat banyak di antara mereka yang masih membutuhkan uluran tangan dan kepedulian kita," pungkasnya.